TUGAS YANG TERLUPAKAN DAN PALING SULIT YAITU BERDAKWAH DAN ISTIQAMAH

Jumat, 23 Januari 2015

Dosa Besar : Meninggalkan Sholat


Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, “Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan salat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka mereka kelak akan menemui kesesatan, kecuali orang yang bertobat, beriman dan beramal saleh, maka mereka itu akan masuk surga dan tidak dianiaya (dirugikan) sedikit pun.” (Maryam 59-60)
Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘Anhu berkata, “Makna menyia-nyiakan shalat bukanlah meninggalkannya sama sekali, tetapi mengakhirkannya dari waktu yang seharusnya.”  (Diriwayatkan Ibnu Jarir 16/17)

Hidup adalah Berbisnis dengan Allah


“Sesungguhnya Allah membeli dari orang-orang mukmin, baik diri maupun harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka.” (QS. At Taubah: 111)
Dalam hadits riwayat Ibnu Jarir dikisahkan, seorang sahabat, namanya Abdullah bin Rawahah Radhiyallahu ‘Anhu bertanya kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, “Apa saja kewajiban terhadap Tuhanmu dan dirimu yang kamu tetapkan atas diriku?”
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menjawab, “Aku telah menetapkan agar selalu beribadah kepada Tuhan dan tidak syirik dengan apapun. Sedangkan terhadapku, agar selalu menjagaku sebagaimanan kamu menjaga diri dan hartamu.”
Ia bertanya lagi, “Apa balasanku, jika aku melaksanakan semuanya?”
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menjawab, “Surga balasannya.”
Ia lalu berkata,”Itu merupakan jual beli yang menguntungkan. Kami takkan membatalkannya.” (Lihat Tafsir Ibnu Katsir, dikutip dari Dr. Ahmad Hatta, MA., 2009).

Dimanakah letak Surga?

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, “Dan di langit terdapat (sebab-sebab) rizkimu dan terdapat (pula) apa yang dijanjikan kepadamu.” (QS. Adz-Dzariyaat: 22). Maksudnya adalah surga ada di langit.
Allah Subhanahu wa Ta’ala juga berfirman, “Dan sesungguhnya Muhammad telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain, (yaitu) di Sidratil Muntaha. Di dekatnya ada surga tempat tinggal.” (QS. An-Najm: 13-15).
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu, dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, beliau bersabda, “Barangsiapa yang beriman kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan rasul-Nya, mendirikan shalat dan puasa bulan Ramadhan, niscaya Allah Subhanahu wa Ta’ala memasukkannya di dalam surga. Berhijrah di jalan Allah Subhanahu wa Ta’ala atau menetap di buminya yang ia dilahirkan padanya.”